Maksimal tiga kata (contoh: sisik naga temurun)

18 January 2019

Makanan Ayam Bangkok Aduan Berdasarkan Usia


Pakan ayam bangkok berdasarkan usia - Untuk mendapatkan pertumbuhan yang baik, ayam bangkok perlu mendapatkan makanan yang sesuai dengan tahapan usianya. Terlebih ayam bangkok aduan dengan usia kurang dari 3 bulan harus mendapatkan makanan dengan jenis, jumlah, dan komposisi yang berbeda dengan ayam bangkok usia 6 bulan, begitupun seterusnya.

Nah, bagi agan yang belum tahu bagaimana cara memberi makanan ayam bangkok secara tepat dengan mempertimbangkan kebutuhan gizinya berdasarkan umur. Simak ulasan selengkapnya dibawah ini.

Berikut artikel tentang makanan ayam bangkok berdasarkan usia.



Berdasarkan umurnya, makanan ayam bangkok dibedakan menjadi 3 periode, yaitu periode umur 0-3 bulan (usia anakan), periode umur 3-6 bulan, dan periode umur 6 bulan (ayam bangkok dewasa).


1. Makanan Ayam Bangkok Umur kurang dari 3 Bulan (Fase Anakan)


 Makanan ayam bangkok bedasarkan usia

Anak ayam bangkok hingga usia 3 bulan akan mengalami pertumbuhan sistem gerak yang sangat signifikan. Tulang dan ototnya tumbuh secara maksimal dan tidak akan berulang saat dewasa. Oleh karena itu, makanan yang diberikan sebaiknya adalah makanan-makanan yang mengandung nutrisi penunjang pertumbuhan sistem geraknya ini.

Makanan yang paling dianjurkan bagi ayam bangkok pada usia ini adalah voor 592, atau masyarakat kita lebih mengenalnya dengan nama pur tulang. Voor 592 mengandung kalsium tinggi sehingga sangat cocok untuk pertumbuhan tulang ayam yang kuat.

Pemberian pur tulang bisa dilakukan secara langsung atau dengan mencampurnya terlebih dahulu dengan air hangat. Adapun bila diberikan dalam kondisi bercampur air, sebaiknya pemeriksaan kondisi wadah pakan dilakukan secara intensif. Pakan yang lembab akan mudah ditumbuhi jamur, sehingga akan sangat berisiko menyebabkan keracunan pada anak ayam yang mengkonsumsinya.

Agar anak ayam cepat besar, makanan berupa pur tulang juga dapat dicampur dengan susu bubuk bayi kadaluarsa. Teknik ini sangat efektif hasilnya.

2. Makanan Ayam Bangkok Umur 3-6 Bulan (Fase Menengah)

Setelah turun box perawatan – tepatnya pada usia 3 bulan, jenis makanan ayam bangkok sebaiknya diganti. Harga voor 592 yang mahal membuat pemberian jenis pakan ini secara terus menerus tentu tidak efisien di kantong. Selain itu, kebutuhan nutrisi ayam bangkok pada usia ini juga jelas berbeda. Selain membutuhkan makanan yang kaya kalsium dan protein, ayam bangkok usia 3-6 bulan juga butuh karbohidrat dan lemak untuk pertumbuhan daging dan ototnya.

Nah, pada usia 3-6 bulan, makanan yang tepat untuk diberikan pada ayam bangkok agan adalah campuran voor 594, bekatul dan nasi putih. Perbandingan jenis pakan ini bisa disesuaikan dengan pertumbuhan usianya. Semakin mendekati usia 6 bulan, komposisi nasi bisa lebih diperbanyak.

Pada usia ini, jangan lupa pula untuk memberikan ayam bangkok agan makanan yang teksturnya lebih keras agar mereka mulai belajar mengkonsumsi makanan-makanan alaminya. Selain itu, daun-daunan juga penting sebagai asupan serat bagi kelancaran sistem pencernaannya.

Baca juga



3. Makanan Ayam Bangkok Umur 6 Bulan (Fase Dewasa)

Memasuki usia dewasa, ayam bangkok bisa diberikan makanan-makanan yang lebih keras, layaknya makanan ayam pada umumnya. Jagung, dedak, bekatul, beras merah, beras biasa, gabah, dan kacang-kacangan bisa diberikan pada ayam bangkok usia ini. Akan tetapi, dalam pemberian jenis makanan tersebut, ada baiknya agan mempertimbangkan tipe tarung dari ayam aduan tersebut. Apakah ayam tipe pukul atau ayam tipe jalu.

Ayam bangkok tipe jalu sebaiknya berupa beras merah, gabah, atau konsentrat. Sedangkan ayam tipe pukul, jagung merupakan pilihan makanan yang paling baik. Secara lebih lengkap tentang pemberian makanan ayam bangkok berdasarkan tipe tarungnya.

Demikianlah sekilas gambaran mengenai Makanan ayam bangkok aduan berdasarkan umur. Semoga bisa membantu para pehobi ayam bangkok pemula dalam menentukan makanan bagi ayam bangkok kesayangannya. Kunjungi juga http://bangkokterbaik.blogspot.com untuk membaca artikel menarik lainnya. Dan salam satu hobi.

Add comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment