Maksimal tiga kata (contoh: sisik naga temurun)

12 February 2019

Penyebab Utama Telur Ayam Tidak Menetas


Penyebab utama telur ayam tidak menetas - Sebelum berbicara tentang penyebab telur ayam tidak menetas alangkah baiknya kita mengetahui beberapa syarat dan ketentuan yang harus terpenuhi agar telur dapat menetas. Secara normal telur ayam akan menetas dalam waktu 21 hari dalam pengeraman. Syarat utamanya agar telur dapat menetas yaitu jika telur tersebut fertil atau dibuahi oleh ayam pejantan.

Perlu agan ketahui bahwasannya ayam betina tetap akan bertelur. Walaupun tanpa ada pejantan yang mengawininya. Nah, syarat selanjutnya adalah menjaga embrio agar tetap hidup, bisa dengan cara nutrisi induk ayam tercukupi atau suhu yang ideal (inkibasi).

 Penyebab utama telur ayam tidak menetas

Dalam ulasan diatas dapat disimpulkan bahwa ada dua penyebab mengapa telur ayam tidak menetas, adalah sebagai berikut:

1. Telur Infertil atau telur tidak subur
2. Telur Fertil namun embrio ayam mati sebelum menetas

Yang pertama telur Ayam Infertil

Telur Infertil adalah telur yang tidak mengandung sel benih. Sel benih inilah yang ketika dierami atau ditetaskan akan berkembang menjadi embrio dan pada akhirnya menjadi anak ayam. Jadi telu infertil atau telur yang tidak dibuahi oleh pejantan tidak akan pernah bisa menetas.

Apabila dipecah, telur yang infertil yang telah dierami ini biasanya tidak akan berbau busuk karena memang tidak mengandung embrio di dalamnya. Jadi masih seperti telur semula.

Untuk penyebab kematian embrio telur ayam klik disini.
Untuk cara meneropong embrio telur hidup atau mati klik disini.

Ada pun penyebab mengapa ayam menghasilkan telur yang infertil antara lain:

1. Induk ayam betina tidak dikawini oleh pejantan.

2. Terjadi perkawinan namun sperma gagal melakukan pembuahan.

3. Induk kekurangan nutrisi dan punya masalah genetik dari induk ayam itu sendiri.

Yang kedua telur ayam Fertil

Telur fertil adalah telur yang mengandung sel benih. Sel benih inilah yang ketika dierami oleh indukan atau ditetaskan menggunakan mesin tetas akan berkembang menjadi sel benih dan pada akhirnya menetas menjadi anak ayam. Meski memiliki peluang besar untuk menetas, namun ada kondisi dimana telur fertil terkadang tidak menetas. Telur fertil ini gagal menetas karena embrio mati di dalam telur.
Berikut penyebab embrio mati ini ada beberapa kemungkinan yang terjadi diantaranya :

1. Lingkungan Tidak Ideal

Suhu dan kelembaban merupakan faktor penting bagi proses penetasan telur ayam. Suhu ideal untuk penetasan telur ayam adalah kisaran 36-39 derajat celcius.

Nah, terkadang memang kondisi ideal ini tidak terpenuhi. Penyebabnya bisa karena kesalahan menggunakan mesin tetas bagi yang menggunakan mesin tetas. Suhu yang fluktuatif karena salah set termostat atau banyak kebocoran pada mesin tetas biasanya akan mengakibatkan telur tidak menetas.

Atau mungkin untuk penetasan alami, induk betina yang mengeram sering meninggalkan kandang karena tempat mengeram kurang nyaman akibat banyak kutu dan sebagainya. Dan mungkin juga karena induk terganggu ayam lain atau manusia atau binatang lain juga akan mempengaruhi konsentrasi dalam pengeraman. Maka dari itu alangkah baiknya tempat pengeraman ini dibuat senyaman mungkin, entah itu kebersihannya atau ketenangannya.

2. Indukan Kurang Asupan Nutrisi

Induk ayam yang kekurangan asupan nutrisi akan menghasilkan embrio dengan daya hidup yang rendah. Akibatnya embrio ayam tersebut mudah mati sebelum telur menetas.

3. Umur Pejantan dan Pakan

Usia ayam yang terlalu muda atau terlalu tua biasanya kurang subur sehingga mempengaruhi daya tetas telur tersebut. Makanan ayam juga berpengaruh terhadap kesuburan telurnya sehingga mempengaruhi daya tetas. Untuk meningkatkan daya tetas, berikan makanan yang mengandung banyak protein. Untuk mengetahui apakah telur ayam subur atau tidak, setelah dierami kurang lebih 4 hari telur bisa diterawang dengan lampu yang terang. Telur fertile/subur akan ditemukan noda merah bulat di dalam telur, lama kelamaan semakin besar membentuk semacam akar. Sedangkan telur yang bening, bisa dipastikan tidak akan menetas, karena telur tersebut infertil.

4. Rasio ayam jantan dan betina

Idealnya rasio ayam jantan betina indukan 1 jantan dan 6 betina. Rasio yang terlalu besar, misalnya 1 jantan 15 betina akan menurunkan daya tetas telur, karena ayam jantan tidak mampu mengawini semua betina. Dalam rasio yang banyak , bisa jadi ada ayam betina yang tidak dikawini oleh ayam jago. Sehingga menghasilkan telur infertil.

5. Telur Ayam Terlalu Lama disimpan

Untuk yang menggunakan alat penetas, waktu penyimpanan telur akan berpengaruh pada daya tetas telur. Semakin lama telur disimpan daya tetas telur akan semakin menurun. Agar menetas dengan baik, sebaiknya telur ayam segera dierami/ditetaskan sebelum satu minggu.

Demikian artikel yang dapat saya sajikan tentang penyebab telur ayam tidak menetas. Selamat menerapkan dan semoga berhasil. Untuk agan yang ingi menambah wawasan tentang tipa merawat, mengobati dan ciri fisik ayam aduan berkualitas klik disini.

Add comments
Hide comments

No comments:

Post a Comment